Hadiri Pelantikan LAM, Pj Bupati Muaro Jambi Harap LAM Jadi Tali Pengikat.

Gemamujamedia.com – Penjabat (Pj) Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah, SH., MH., menghadiri sekaligus menyaksikan acara pelantikan dan pengukuhan pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi desa, kelurahan se-Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi masa bakti 2023-2028. Rabu (13/9).

Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna, Desa Kota Karang itu Pj Bupati mengucapkan selamat atas pengukuhan pengurus Lembaga Adat Melayu desa, kelurahan kecamatan Kumpeh Ulu dan pemberian gelar adat kepada Ketua LAM Jambi Kabupaten Muaro Jambi dan para Camat sebagai pemangku adat kecamatan dalam Kabupaten Muaro Jambi.

Baca Juga :  Sekwa DPRD Kabupaten Muaro Jambi Menghadiri Halal Bihalal Yang Digelar Oleh Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi

“Selamat atas pengukuhan pengurus LAM se-kecamatan Kumpeh Ulu. Semoga saudara-saudara mampu menjalankan amanah untuk berbakti demi memajukan Negeri Sailun Salimbai ke Tujuan, Kabupaten Muaro Jambi Bergerak Mantap dan yang sama-sama kita cintai ini,” kata Bachyuni Deliansyah.

Dirinya berharap kepada segenap jajaran pengurus LAM desa, kelurahan dalam Kabupaten Muaro Jambi Kecamatan Kumpeh Ulu, Kota Karang yang telah dikukuhkan mampu bekerja sesuai dengan program yang telah disusun dengan penuh tanggung jawab serta sebagai contoh suri tauladan bagi masyarakat tentang adat dan budaya Melayu.

Baca Juga :  Pj Bupati Bachyuni Deliansyah Menghadiri Acara Wisuda Akbar Tahfiz Qur'an Jambi Luar Kota

“Kita ketahui di Kabupaten Muaro Jambi terdapat berbagai suku dan agama untuk itu keberadaan Lembaga Adat harus dapat menjadi tali pengikat dan payung pemersatu serta dapat memberikan kontribusi berupa pemikiran dan ide-ide serta nasehat dalam rangka mendukung proses pembangunan di Kabupaten Muaro jambi. Kemudian juga bersama seluruh paguyuban-paguyuban lainnya, berada dalam satu payung melayu Jambi, kabupaten Muaro Jambi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Muaro Jambi Pantau Pendistribusian Air Bersih pada Warga Kumpeh.

Lebih lanjut dia menyebut jika lembaga adat harus menunjukkan jati diri sebagai lembaga yang mampu menjawab dan menjernihkan seluruh persoalan-persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Marilah kita terus bekerja sama, bekerja dengan tulus ikhlas demi kemajuan Kabupaten Muaro Jambi. Semangat untuk menggelorakan kembali seni adat dan budaya Melayu kita jadikan sandaran untuk melangkah ke depan,” ungkapnya.(Haykal Sya’bana)

Komentar