Ketua DPRD Muarojambi Hadiri Rakor Pemilu Serentak 2024

Gemamujamedia.com- Menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu), dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada tahun 2024, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos.,MH., memimpin Rapat Koordinasi Forkopimda Se – Provinsi Jambi.Dengan tema meningkatkan peran aktif forkopimda dalam mendeteksi, secara cepat potensi gangguan keamanan dan ketertiban jelang pemilihan umum dan pemilihan kepela daerah serantak serta isu – isu aktual.

Penjabat Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah, SH., MH., pada kesempatan ini, turut hadir bersama seluruh Bupati/ Walikota se- Provinsi Jambi dimana kegiatan ini digelar di Swissbell Hotel Jambi. Senin (12/2/2024).

Baca Juga :  Temuan BPK, Sebanyak 516 Laptop Senilai Rp 6,4 Miliar di Pemkab Muaro Jambi Lenyap Tak Tentu Rimbanya

Selain itu Ketua DPRD Muarojambi Yuli Setia Bhakti menghadiri rakor forkompida di Swisbel hotel . Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris berharap, jelang pelaksanaan pesta demokrasi ini, para Kepala Daerah dan Unsur Forkopimda terus membangun komunikasi dan sinergitas untuk mempersiapkan segala sesuatu dalam menunjang Pesta Demokrasi ini.

Baca Juga :  PPPK terima SK dan Dilantik PJ Bupati Muaro Jambi

Dirinya pun berharap setiap tahapan Pemilu dapat diperhatikan dengan baik sehingga tidak menghambat dan memberikan dampak buruk terhadap pelaksanaan Pemilu kali ini. Dirinya pun percaya, Kepala Daerah, Unsur Forkopimda dan penyelenggara Pemilu bisa memahami dan melaksanakan tugas dengan baik demi menciptakan Pemilu yang lancar, serta kondusif pada tahun 2024 ini.

Sementara itu, Penjabat Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah berharap, Pelaksanaan pesta Demokrasi khususnya di Kabupaten Muaro Jambi bisa berjalan dengan kondusif dengan perlibatan berbagai pihak.

Baca Juga :  Ketua DPRD Muaro Jambi Yuli Setia Bakti Apresiasi Kinerja dan Layanan Disdukcapil

Dirinya pun berharap, pesta demokrasi tidak terciderai dengan praktek – praktek kampanye hitam (black campaign), Politik Uang (Money Politic) serta bentuk – bentuk kecurangan lainnya. Olehnya itu, masyarakat diharap waspada dengan praktek semacam ini yang dianggap dapat merusak proses. (Hykal Sya’bana)

Komentar