Sekda Budhi Hartono Hadiri Tes Tertulis Adat Melayu Jambi Calon Kepala Desa

Informasi43 Dilihat

Ter tertulis Adat Melayu Jambi. Tes tertulis digelar di ruang Nang inang kantor Bupati Muaro Jambi Bukit Cinto Kenang Sengeti.

Kepala Dinas PMD Muaro Jambi Syaifullah saat dikonfirmasi mengatakan, pada tahun 2023 ini ada sebanyak 33 Desa yang akan menggelar Pilkades serentak di seluruh wilayah dalam Kabupaten Muaro Jambi.Dari 33 Desa tersebut terdapat 93 orang bakal calon kepala desa yang mengikuti Ter tertulis Adat Melayu Jambi.

“Selain itu, ada 3 Desa yang diperpanjang masa pembukaan pendaftaran dikarenakan, bakal calon yang mendaftarkan diri kurang dari 2 orang, yakni Desa Talang Datar, Desa Mulya Jaya dan Desa Sekumbung,” ujarnya saat dikonfirmasi Jum’at 1 Agustus 2023.”Oleh sebab itu, mari kita tingkatkan sosialisasi pencalonan kepala desa. Generasi Pemimpin di setiap Desa harus selalu tumbuh, agar tujuan hadirnya Pemdes dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat dapat terwujud,” timpalnya. 

Baca Juga :  Temuan BPK, Sebanyak 516 Laptop Senilai Rp 6,4 Miliar di Pemkab Muaro Jambi Lenyap Tak Tentu Rimbanya

Syaifullah menjelaskan, Selain persyaratan calon kepala desa yang diatur dalam undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa. terdapat 4 syarat tambahan yang Terangkum dalam Peraturan Daerah Kabupaten Muaro Jambi yaitu pertama bebas narkoba,  bisa baca Al quran bagi yang beragama islam, tidak pernah melanggar larangan berat adat dan lainnya dan ke empat mengikuti tes tertulis adat.

Baca Juga :  Sekda Budhi Hartono Resmi Membuka Konsultasi Publik I Penyusunan (RDTR) Kecamatan Taman Rajo Tahun 2023

“Khusus untuk pelaksanaan tes tertulis adat yang sedang dilaksanakan ini adalah bertujuan memberikan wawasan kepada seluruh bakal calon kepala desa terkait Adat Melayu Jambi ‘Sailun salimbai’  Kabupaten Muaro Jambi dan Kepala Desa selaku pemangku adat apabila terpilih nanti,” katanya

Sementara itu, Sekda Muaro Jambi yang hadir dalam kegiatan tes tertulis adat tersebut menghimbau kepada panitia pemilihan tingkat kabupaten, panitia Kecamatan, BPD dan Panitia Desa serta lembaga adat melayu “Sailun Salimbai” Kabupaten Muaro Jambi untuk bertanggung jawab menggiring seluruh tahapan sampai dengan selesai dengan mendapatkan netralintas dan integritas panitia, sehingga terciptanya pelayanan pilkades yang bersih. “Toleran dengan menjaga nilai-nilai demokrasi demi menjaga keamanan dan ketertiban di desa masing-masing serta Negeri “Sailun Salimbai” Kabupaten Muaro Jambi umumnya,” harapnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Muaro Jambi Yuli Setia Bakti Apresiasi Kinerja dan Layanan Disdukcapil

(Hvz)

Komentar